LSM BIN Jawa Timur Soroti Pelayanan RSUD dr. Mohammad Zyn: Pasien Terkatung-Katung Tanpa Kepastian Kamar Inap

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 17:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, beritaappi.com – Pelayanan di RSUD dr. Mohammad Zyn kembali menuai sorotan setelah seorang pasien harus menunggu berjam-jam tanpa kepastian kamar rawat inap, meski seluruh prosedur pemeriksaan dan administrasi telah diselesaikan.

Insiden ini terjadi pada Sabtu (22/11/2025), ketika pasien yang membutuhkan penanganan cepat tiba di rumah sakit sekitar pukul 15.00 WIB. Namun hingga menjelang 00.00 WIB, keluarga tidak juga mendapatkan kepastian penempatan ruang perawatan.

Arifin, keluarga pasien sekaligus Ketua LSM BIN Jawa Timur, mengungkapkan bahwa selama hampir sembilan jam itu pasien hanya ditangani di ruang IGD, tanpa ruang perawatan yang lebih tenang dan nyaman, menurutnya, kondisi ini membuat pasien semakin stres dan tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasien itu sudah lemah, butuh istirahat dan ketenangan, bukan ditaruh terus di IGD dengan kondisi ramai dan penuh tekanan, lama-lama stresnya bertambah,” ujar Arifin.

Ia menjelaskan bahwa pihak rumah sakit berdalih ruang perawatan syaraf sedang penuh, namun ia menilai alasan itu tidak cukup untuk membiarkan pasien menunggu tanpa solusi.

Baca Juga:  Dekat Markas Polsek, Pabrik Rokok Ilegal Bebas Produksi Berbulan-bulan

“Kalau ruang syaraf penuh, kan bisa dititipkan sementara di ruang lain yang memungkinkan, yang penting pasien tertangani dengan layak, ini malah dibiarkan menunggu di IGD sampai berjam-jam tanpa kepastian, itu namanya bukan pelayanan,” tegasnya.

Arifin menyebut kondisi ini menunjukkan lemahnya koordinasi manajemen kamar dan kurangnya inisiatif petugas dalam mencari opsi alternatif, padahal, rumah sakit seharusnya memiliki prosedur darurat ketika ruang khusus penuh.

“Kami tidak menuntut macam-macam. Kami hanya minta kepastian dan penanganan yang manusiawi, jangan sampai keluarga merasa dipingpong sementara pasien menahan stres di IGD,” tambahnya.

Ia mendorong RSUD dr. Mohammad Zyn untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam manajemen kamar dan komunikasi publik agar masyarakat tidak lagi mengalami situasi seperti ini.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Sampang masih belum memberikan penjelasan resmi terkait lambatnya penempatan kamar maupun langkah konkrit yang akan diambil untuk memperbaiki pelayanan.

Berita Terkait

Meski Banyak Dumas Mandek, Penyidik PPA Polres Sampang Sibuk Tebar Pesona Live TikTok Saat Jam Dinas
Yayasan Babur Rizki Diduga Mencari Banyak keuntungan Atas Menu yang Diduga Tidak Sesuai Anggaran 
Bau Menyengat Proyek RKB SMPS Al Masudiyah 1 Sreseh, Terancam Jadi Monumen Kelalaian 
Sikap Arogan Karutan Sampang, Ditanya Soal Anggaran Mamin,  Ngamuk Bentak Jurnalis
Maling Mencongkel Genteng Terjadi di Desa Negara Nabung
Dekat Markas Polsek, Pabrik Rokok Ilegal Bebas Produksi Berbulan-bulan
Diduga Memiliki Kelainan, oknum ASN Agam Berencana Bunuh Target Melalui Dukun Santet
Kompromi Camat dan Ketua AKD? Aktivis Bongkar Dugaan Kolusi di Desa Kalimook”
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 02:24

Integrasi Data untuk Pelayanan yang Semakin Presisi dan Akuntabel 💡

Senin, 13 April 2026 - 07:19

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Senin, 13 April 2026 - 07:14

Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai

Senin, 13 April 2026 - 07:12

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 07:10

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Jumat, 10 April 2026 - 05:34

Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Gelar Medical Check UP bagi Pegawai dan Tenaga Pendukung

Jumat, 10 April 2026 - 05:32

Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai

Jumat, 10 April 2026 - 05:29

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Berita Terbaru