Diduga Memiliki Kelainan, oknum ASN Agam Berencana Bunuh Target Melalui Dukun Santet

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 05:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Sumatera Barat – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, inisial HE menghebohkan lingkungan sekitarnya setelah diduga berencana membunuh seseorang (M) menggunakan jasa dukun santet. Informasi ini mencuat setelah rekaman percakapan antara ASN tersebut dan seorang dukun viral di media sosial pada awal pekan ini.

Dalam rekaman tersebut, ASN berinisial H (45) itu tampak serius berdiskusi mengenai target yang ingin ia “lenyapkan”. Ia bahkan memberikan data pribadi target, seperti nama lengkap, tanggal lahir, dan lokasi tempat tinggal, kepada sang dukun. Percakapan itu mengarah pada praktik ilmu hitam yang bertujuan mencelakai korban secara perlahan melalui metode santet.

Korban (M)  mengaku sangat terkejut dan merasa terancam setelah mengetahui rencana tersebut. Mereka telah melaporkan kejadian ini ke Polres Agam dan meminta perlindungan hukum. “Kami tidak menyangka seorang ASN bisa terlibat dalam hal semacam ini. Kami sekeluarga merasa tidak aman,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas tempat pelaku bernaung di Kabupaten Agam, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait perilaku H dan akan segera melakukan evaluasi terhadap yang bersangkutan. Jika terbukti, bisa saja ada tindakan administratif hingga pemecatan,” ujarnya

Menurut informasi dari warga sekitar, H dikenal sebagai pribadi tertutup dan belakangan menunjukkan perilaku aneh. Dan sering mengadu domba teman se profesi

Kasus ini menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat, terutama karena melibatkan seorang ASN yang seharusnya menjadi panutan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang. Pemerintah daerah juga diminta untuk lebih aktif melakukan pemeriksaan psikologis rutin terhadap pegawai demi mencegah kejadian serupa terulang.

(*)

Berita Terkait

Kebakaran di Jl Juanda 2, Satu Rumah Hangus Rata dengan Tanah.
Dugaan Intimidasi Terjadi Kepada Jurnalis di Metro
Meski Banyak Dumas Mandek, Penyidik PPA Polres Sampang Sibuk Tebar Pesona Live TikTok Saat Jam Dinas
Yayasan Babur Rizki Diduga Mencari Banyak keuntungan Atas Menu yang Diduga Tidak Sesuai Anggaran 
Bau Menyengat Proyek RKB SMPS Al Masudiyah 1 Sreseh, Terancam Jadi Monumen Kelalaian 
LSM BIN Jawa Timur Soroti Pelayanan RSUD dr. Mohammad Zyn: Pasien Terkatung-Katung Tanpa Kepastian Kamar Inap
Sikap Arogan Karutan Sampang, Ditanya Soal Anggaran Mamin,  Ngamuk Bentak Jurnalis
Maling Mencongkel Genteng Terjadi di Desa Negara Nabung
Berita ini 2,917 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31

Kapolres Langkat Perkuat Silaturahmi dengan PD Al Washliyah Langkat, Bangun Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:33

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:32

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:29

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28

Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:27

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:41

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Berita Terbaru