Pemadaman Listrik Bergilir Berdampak pada UMKM, PLN Sampaikan Permohonan Maaf

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai dikeluhkan oleh sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Meski durasi pemadaman rata-rata berlangsung sekitar dua hingga tiga jam, kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas usaha dan menimbulkan kerugian bagi para pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik.
Salah satu pelaku UMKM, Rian, mengaku mengalami kerugian akibat padamnya listrik yang menyebabkan produk es kristal yang disimpan di dalam freezer mencair dan tidak dapat dijual kembali.
“Saat listrik padam, freezer tidak berfungsi sehingga es kristal mencair. Akibatnya produk tidak bisa dijual dan kami mengalami kerugian,” ujar Rian.
Menurutnya, dirinya hanyalah satu dari sekian banyak pelaku UMKM yang terdampak. Beberapa pelaku usaha lainnya bahkan terpaksa menghentikan sementara aktivitas usahanya karena belum memiliki sumber listrik cadangan sebagai alternatif selain pasokan dari PLN.
Menanggapi keluhan tersebut, Wahyu selaku Humas PLN Kabupaten Karawang menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi saat ini disebabkan adanya kendala teknis operasional pada pembangkit listrik yang berdampak pada penurunan kapasitas suplai.
“Iya, sehubungan masih adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dengan penghentian pasokan listrik di beberapa lokasi. Sekali lagi kami mohon maaf atas kendala yang dialami pelanggan,” jelas Wahyu.
Masyarakat dan para pelaku UMKM berharap PLN dapat segera mengatasi kendala yang terjadi sehingga pasokan listrik kembali normal dan stabil. Selain itu, mereka juga berharap adanya informasi yang lebih cepat dan jelas terkait jadwal pemadaman agar masyarakat dapat melakukan antisipasi terhadap dampak yang ditimbulkan.
Sebagai penyedia layanan kelistrikan nasional, PLN diharapkan terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem kelistrikan guna menjaga keandalan pasokan listrik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan pasokan listrik yang stabil, aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah, dapat berjalan lebih optimal, produktif, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pucuk Pimpinan Polres Sampang Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kasat Intelkam

Berita Terkait

Fokus Garap Ekonomi Kerakyatan, Partai Garuda Sulsel Komitmen Kawal Pemulihan dan Pendampingan UMKM
Siswa SMK Pertanian Karawang dan Faperta Unsika Mulai Program Magang di Kebun Glenmore Farm
Rp10 Miliar Pajak Menunggak, Ketegasan Pemkab Karawang Dipertaruhkan
*PKS Karawang Launching Komunitas Badminton, Pererat Silaturahmi Bersama PKS Bekasi*
Cetak Petani Muda, Yayasan KERSA Minta Dukungan Alat Pertanian dan Solusi Regulasi
Operasi Patuh Lodaya 2026 di Karawang Ditunda, Polisi Tetap Imbau Warga Disiplin Berlalu Lintas
Ribuan Massa Gelar Aksi di Karawang, Desak Penutupan Permanen Tempat Hiburan Malam yang Diduga Bermasalah Perizinannya
Polres Karawang Amankan Lima Pemuda Terkait Dugaan Pelanggaran Kesusilaan yang Viral di Media Sosial
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:25

Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset untuk Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:39

Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:38

Politeknik Agraria STPN Tawarkan Program Studi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:33

Urus Sendiri Tanpa Perantara, Masyarakat Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:31

Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:29

Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:13

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:09

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Berita Terbaru