Bupati Karawang Jelaskan Temuan Map Bertuliskan “Bupati Karawang” di Rumah Mantan Kepala BGN Karawang – Bupati

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 03:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, memberikan penjelasan terkait temuan map bertuliskan “Bupati Karawang” yang disebut ditemukan di kediaman mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Menurut Aep, map tersebut berisi dokumen pengajuan resmi Pemerintah Kabupaten Karawang terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diajukan kepada BGN pada April 2026.

“Kalau soal map itu saya pikir hal yang biasa. Sama seperti ketika pemerintah daerah mengajukan proposal atau surat kepada kementerian atau lembaga pemerintah lainnya. Itu merupakan bagian dari administrasi resmi,” ujar Aep kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aep menjelaskan, dokumen tersebut berkaitan dengan usulan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang diprioritaskan bagi kelompok rentan di Kabupaten Karawang.

Ia mengatakan, sebelum pengajuan dilakukan, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama pemerintah kecamatan telah melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat.

“Yang diajukan adalah kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kami melakukan pemetaan melalui Bappeda dan kecamatan untuk menentukan kebutuhan yang paling mendesak,” jelasnya.

Menurut Aep, pengajuan kepada BGN dilakukan melalui mekanisme yang berlaku dan merupakan prosedur yang lazim dilakukan pemerintah daerah dalam mengusulkan program dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Pengeroyokan Anak di Sampang: Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dikaji Ulang

“Semua daerah juga melakukan hal yang sama. Ketika ada program pemerintah pusat, pemerintah daerah mengajukan usulan sesuai kebutuhan daerah masing-masing,” katanya.

Meski demikian, Aep mengungkapkan hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Karawang belum menerima tindak lanjut ataupun informasi lanjutan terkait pengajuan yang telah disampaikan tersebut.

“Pengajuannya dilakukan pada bulan April. Sampai hari ini kami belum mendapatkan informasi lanjutan dari BGN,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Direktur LBH Arya Mandalika, Hendra Supriatna, S.H., M.H., menilai keberadaan map bertuliskan “Bupati Karawang” tersebut tidak dapat serta-merta dikaitkan dengan dugaan pelanggaran hukum.

Menurut Hendra, penggunaan map dengan identitas instansi atau kepala daerah merupakan hal yang lazim dalam kegiatan administrasi pemerintahan.

“Map bertuliskan Bupati Karawang merupakan perlengkapan administrasi yang biasa digunakan dalam kegiatan kedinasan. Tidak ada sesuatu yang istimewa atau mencurigakan hanya karena terdapat tulisan tersebut,” kata Hendra dalam keterangan tertulisnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya fakta yang lengkap maupun hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

Hendra menegaskan bahwa setiap informasi yang berkembang di ruang publik sebaiknya disikapi secara objektif dan mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat kejelasan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait

Fokus Garap Ekonomi Kerakyatan, Partai Garuda Sulsel Komitmen Kawal Pemulihan dan Pendampingan UMKM
Siswa SMK Pertanian Karawang dan Faperta Unsika Mulai Program Magang di Kebun Glenmore Farm
Rp10 Miliar Pajak Menunggak, Ketegasan Pemkab Karawang Dipertaruhkan
*PKS Karawang Launching Komunitas Badminton, Pererat Silaturahmi Bersama PKS Bekasi*
Cetak Petani Muda, Yayasan KERSA Minta Dukungan Alat Pertanian dan Solusi Regulasi
Operasi Patuh Lodaya 2026 di Karawang Ditunda, Polisi Tetap Imbau Warga Disiplin Berlalu Lintas
Ribuan Massa Gelar Aksi di Karawang, Desak Penutupan Permanen Tempat Hiburan Malam yang Diduga Bermasalah Perizinannya
Polres Karawang Amankan Lima Pemuda Terkait Dugaan Pelanggaran Kesusilaan yang Viral di Media Sosial
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:41

Siswa SMK Pertanian Karawang dan Faperta Unsika Mulai Program Magang di Kebun Glenmore Farm

Senin, 15 Juni 2026 - 04:38

“Bakso Bakar Sultan”: Menjaga Cita Rasa Autentik dengan Arang Asli di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:48

KERSA Apresiasi Mahasiswa Magang dengan Reward Spesial, Siapkan Generasi Entrepreneur dan Petani Milenial Karawang

Selasa, 19 Agustus 2025 - 10:09

Pemerintah Kota Dumai dan DPRD Resmi Menuntaskan Pembahasan RPJM TA. 2025-2029.

Berita Terbaru

Kuliner

Apapun Masalahnya, Seblak Mama Niar Solusinya!

Senin, 15 Jun 2026 - 06:27