Jalan Rusak Diduga Truk Pengangkut Beton, Warga Tanjungrejo Terancam Keselamatannya

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 06:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Jawa Tengah

Banyaknya Truk bernuatan Beton yang melintasi jalan Desa Tanjungrejo mengakibatkan hancurnya jalan dan mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama Ibu-ibu pengantar anak sekolah.

Bagaimana tidak jalan dibiarkan rusak, berlubang dan berdebu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengancam keselamatan juga mengganggu kesehatan. Dan semua itu diduga lantaran pemilik oknum SJB Beton tidak menghiraukan kesehatan dan keselamatan warga setempat.

Menurut keterangan dari banyaknya warga, warga hanya ingin jalan tersebut dibenahi oleh pihaknya, karena rusaknya jalan adanya armada-armada pengangkut mengangkut barang dari tempat usahanya. Mereka berharap oknum pemilik SJB Beton tidak hanya memperkaya dirinya sendiri, namun juga untuk memperhatikan keselamatan pengguna jalan/warga setempat.” ungkap warga yang enggan disebutjan namanya (PR)

Baca Juga:  Direktur Jenderal Penataan Agraria Pimpin Rapat Pembahasan STOK bersama Seluruh Jajaran

Lanjut mereka mengatakan unek-uneknya, memang benar tempat produksi tersebut sudah lama berdiri mungkin beberapa tahun, kami warga masyarakat diam dan diam, namun lama semakin lama aktivitas, keselamatan, kenyaman kami terganggu.

Aktivitas terganggu karena jalan banyak lubang dan batu hidup bertaburan sehingga perjalanan membahayakan.

Kesehatan mengancam karena banyaknya debu-debu berhamburan dan debu dari armada. Dan kenyamanan sangatlah tergganggu di waktu istirahat malam karena kebisingan tempat produksi di malam hari.

Kami berharap dari pihak-pihak terkait dapat memperhatikan keluhan warga masyarakat dan tidak menghiraukannya. Kami meminta tutup saja karena tidak dapat membuat warga masyarakat nyaman hanya merugikan.” Tandas harap mereka

Team

Berita Terkait

Korban Mafia Tanah Desak Penegak Hukum Bertindak, Serukan Pemberantasan Mafia Tanah
Pengawasan Legislatif Soroti Permukiman dan Kebun Warga yang Masuk Kawasan Hutan Lindung di Maluku Utara
Yuk, Beralih ke Sertipikat Elektronik: Lebih Praktis, Aman, dan Modern!
Testimoni Masyarakat: Pengukuran Terjadwal, Layanan Pertanahan Lebih Pasti dan Terencana
Sentuh Tanahku, Akses Informasi Pertanahan Lebih Mudah dalam Genggaman
Kantor Pertanahan Kabupaten Berau Terima Audiensi BRI Unit Sungai Kelay, Perkuat Sinergi dan Koordinasi Antarlembaga
Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Tetap Melayani, Tuntaskan Amanah Pascabencana Banjir
Kolaborasi Penyusunan RDTR dan KLHS Kabupaten Kediri untuk Mewujudkan Penataan Ruang yang Berkelanjutan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:07

Korban Mafia Tanah Desak Penegak Hukum Bertindak, Serukan Pemberantasan Mafia Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:05

Pengawasan Legislatif Soroti Permukiman dan Kebun Warga yang Masuk Kawasan Hutan Lindung di Maluku Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:58

Yuk, Beralih ke Sertipikat Elektronik: Lebih Praktis, Aman, dan Modern!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:55

Testimoni Masyarakat: Pengukuran Terjadwal, Layanan Pertanahan Lebih Pasti dan Terencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:52

Sentuh Tanahku, Akses Informasi Pertanahan Lebih Mudah dalam Genggaman

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:37

Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Tetap Melayani, Tuntaskan Amanah Pascabencana Banjir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:04

Kolaborasi Penyusunan RDTR dan KLHS Kabupaten Kediri untuk Mewujudkan Penataan Ruang yang Berkelanjutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02

ATR/BPN DEKAT Hadir di CFD Pekalongan, Dekatkan Layanan Pertanahan kepada Masyarakat

Berita Terbaru