LAMPUNG TIMUR, Beritaappi.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine terhadap 16 atlet E-Sport Indonesia (ESI) Lampung Timur, Jum’at (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BNNK Lampung Timur tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan para atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026, sekaligus membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan dan menjunjung tinggi sportivitas tanpa narkoba.
Rombongan atlet ESI Lampung Timur hadir dipimpin langsung oleh Ketua ESI Lampung Timur, Rifcky Basrie, bersama jajaran pengurus. Kegiatan tersebut disambut Kepala BNNK Lampung Timur, Maman Permana, S.P., didampingi Tim Pencegahan dan Tim Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) BNNK Lampung Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Maman Permana memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, perkembangan narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS), serta strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan remaja dan generasi muda.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran dan ketahanan diri para atlet terhadap ancaman narkoba, mengingat atlet tidak hanya dituntut memiliki keterampilan dan kemampuan berkompetisi, tetapi juga kedisiplinan, integritas, serta pola hidup sehat.
Menurutnya, dunia e-sport yang semakin berkembang dan digemari generasi muda perlu menjadi ruang positif untuk menumbuhkan prestasi, kreativitas, kerja sama tim, dan karakter yang tangguh tanpa penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan KIE P4GN tersebut, para atlet diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai mengenai risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus kemampuan menolak berbagai bentuk ajakan maupun pengaruh negatif yang dapat mengancam kesehatan dan masa depan mereka.
Usai kegiatan edukasi, seluruh atlet menjalani pemeriksaan urine menggunakan alat tes narkoba tujuh parameter sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 16 atlet ESI Lampung Timur dinyatakan negatif pada alat tes urine narkoba 7 parameter yang diperiksa, sehingga tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil tes urine tersebut.
Hasil ini menjadi modal positif bagi kontingen ESI Lampung Timur dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat provinsi dengan tetap mengedepankan prinsip olahraga yang sehat, bersih, dan berintegritas.
Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan sinergi antara BNNK Lampung Timur dan ESI Lampung Timur dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga elektronik sebagai sarana pengembangan potensi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
BNNK Lampung Timur berharap kolaborasi ini terus diperkuat melalui kegiatan edukasi, deteksi dini, dan kampanye antinarkoba di lingkungan komunitas olahraga maupun e-sport.
(*)













