http://beritaappi.com//SAMPANG – Sebuah surat pemberitahuan aksi unjuk rasa yang tersebar luas melalui aplikasi pesan WhatsApp menginformasikan bahwa kelompok masyarakat yang menamakan diri Serdadu Masyarakat akan menggelar demonstrasi di depan Rumah Sakit (RS) Nindita, Kabupaten Sampang, pada Selasa, 23 Juni 2025.
Aksi ini disebut sebagai bentuk protes atas dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap peserta BPJS serta ketidaksesuaian dalam pelayanan rumah sakit tersebut.
Berdasarkan isi surat dengan nomor B.25.SEMAR-20.BPH-MDR.IL.2025, disebutkan bahwa aksi ini akan melibatkan kurang lebih 30 orang massa dan akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan titik kumpul di Monumen Sampang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan data yang dihimpun oleh Serdadu Masyarakat, kami mencatat adanya dugaan pungli terhadap peserta BPJS serta pelayanan yang tidak sesuai standar di RS Nindita,” tulis Koordinator Lapangan aksi, Soleh, dalam surat pemberitahuan tersebut.
Kelompok tersebut mengklaim telah melakukan audiensi dan evaluasi awal, serta mendesak agar dugaan pelanggaran hukum yang terjadi segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Aksi ini direncanakan berjalan secara damai, namun tetap diperkirakan akan menjadi sorotan publik, mengingat RS Nindita merupakan salah satu fasilitas layanan kesehatan yang cukup dikenal di wilayah Sampang.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen RS Nindita maupun otoritas terkait atas rencana aksi tersebut.
Redaksi akan terus memantau perkembangan ini dan menyajikan informasi terkini seputar jalannya aksi serta respons dari pihak rumah sakit maupun instansi terkait lainnya. (Pi’i)













