Diseminasi Hasil Informasi Geospasial Tematik Tanah Wakaf dalam Rangka Penyediaan Informasi Tematik Bidang Tanah Lintas Sektor

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 03:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Dalam upaya mempercepat sertipikasi tanah wakaf dan mendorong pemanfaatannya secara produktif demi kesejahteraan umat, Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar diseminasi pemetaan tematik tanah wakaf di Kota Bekasi (31/07). Kegiatan ini menjadi forum strategis antar lembaga dalam menyusun langkah konkret untuk meningkatkan tata kelola aset wakaf secara terintegrasi.

Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan, menekankan pentingnya sinergi data antara Kemenag dan ATR/BPN untuk menciptakan pemanfaatan tanah yang berkelanjutan. “Gabungan data Kemenag dan ATR BPN dapat memberikan pemanfaatan tanah yang berklanjutan, bagaimana aset itu bekerja,” ujarnya.

Hasil survei geospasial tematik mencatat terdapat 855 bidang tanah wakaf di Kota Bekasi, dengan 63,63% telah bersertipikat dan sisanya belum memiliki status hak. Sebagian besar tanah wakaf dimanfaatkan sebagai masjid atau sarana peribadan. Data hasil survei ini sudah dapat dilihat pada menu atlas di laman https://bhumi.atrbpn.go.id/.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agma (Kemenag) Kota Bekasi, H. Ali Mashuri, menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus dilanjutkan guna mempercepat pendataan tanah wakaf di Kota Bekasi. Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Heri Purwanto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi, termasuk dengan Nahdlatul Ulama (NU) melalui inisiatif Teras Wakaf. Ia juga menegaskan bahwa proses sertipikasi tanah wakaf dapat dilakukan tanpa biaya, asalkan diurus langsung melalui Kantor Pertanahan.

Kegiatan diseminasi ini juga membahas konsep wakaf produktif dengan menghadirkan narasumber Hendri Tanjung, yang memaparkan contoh sukses pemanfaatan tanah wakaf seperti Rumah Sakit Mata Achmad Wardi di Serang dan restoran di Lembang, Bandung. “Untuk mengatasi kendala pendanaan, dikembangkan platform kolaborasi Satu Wakaf Indonesia yang mempertemukan nazhir, investor dan pengelola bisnis” ujarnya.

Baca selengkapnya di djsppr.atrbpn.go.id/berita

Berita Terkait

Kakanwil BPN Sulsel Lantik Tiga Penilai Pertanahan
Merajut Persatuan, Menguatkan Pengabdian untuk Negeri
Nusron Wahid Hadiri Penutupan Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026
𝗠𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗱𝘄𝗮𝗹 𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗽𝗮𝘀𝘁𝗶𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗸 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁.
Usai Mendampingi Presiden, Nusron Wahid Ziarah ke Makam Ki Ageng Gribig di Klaten
Sinergi Lintas Sektor dalam Penyelesaian Konflik Agraria
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Kanwil BPN Jawa Tengah Siap Terapkan Standar Baru Layanan Pertanahan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:23

Kakanwil BPN Sulsel Lantik Tiga Penilai Pertanahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:22

Merajut Persatuan, Menguatkan Pengabdian untuk Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:20

Nusron Wahid Hadiri Penutupan Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:18

𝗠𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗷𝗮𝗱𝘄𝗮𝗹 𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗽𝗮𝘀𝘁𝗶𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗸 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁.

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:17

Usai Mendampingi Presiden, Nusron Wahid Ziarah ke Makam Ki Ageng Gribig di Klaten

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:10

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:07

Kanwil BPN Jawa Tengah Siap Terapkan Standar Baru Layanan Pertanahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:56

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Top Public Service App Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

Uncategorized

Kakanwil BPN Sulsel Lantik Tiga Penilai Pertanahan

Senin, 3 Agu 2026 - 06:23

Uncategorized

Merajut Persatuan, Menguatkan Pengabdian untuk Negeri

Senin, 3 Agu 2026 - 06:22