Keluarga Geram Terhadap RS Qonaah, Telat Layani Pasien: Meninggal Setelah Dirujuk di RSMZ Sampang

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 10:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

http://beritaappi.com//SAMPANG – Keluarga salah satu pasien RS Qonaah Sampang menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan medis yang dinilai lambat dan tidak maksimal. Pasien yang sempat dirawat di ruang ICU akhirnya meninggal dunia setelah dipindahkan ke RSUD dr. Mohammad Zyn, Jumat (20/06/2025) malam.

Menurut penuturan keluarga, pasien masuk ke RS Qonaah sejak hari Rabu. Namun hingga Jumat, diagnosa medis belum juga ditegakkan secara tuntas. “Dari awal kami sudah menanyakan hasil diagnosa, tapi pihak rumah sakit menyampaikan masih menunggu pemeriksaan lanjutan seperti USG. Padahal kondisi pasien terus menurun,” ujar salah satu anggota keluarga pasien.

Keluarga juga menyesalkan proses perpindahan pasien ke RSUD yang berjalan sangat lambat. Permohonan pemindahan sudah disetujui, namun proses administrasi dan penanganan berlarut-larut. “Kami disuruh menunggu kepala ICU jam 14.00, lalu dokter spesialis baru bisa ditemui jam 15.00. Setelah itu masih harus menunggu mobil ambulans yang baru datang jam 17.00,” ungkapnya.

Setibanya di RSUD, kondisi pasien semakin memburuk. Sekitar pukul 18.30 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Kami sangat terpukul. Pasien seharusnya bisa ditangani lebih cepat dan lebih serius sejak awal. Tapi kenyataannya, pasien sempat ditempatkan di kamar biasa dulu, belum langsung masuk ICU. Pelayanan memang dilakukan, tapi kami nilai tidak maksimal,” tambah pihak keluarga.

Sementara itu, Direktur RS Qonaah, dr. R. Hendry Ariyanto, M.M., saat dikonfirmasi hanya memberikan tanggapan singkat.

“Diagnosa sudah ditegakkan. Sudah kami layani. Tidak diterlantarkan,” ujarnya.

Namun pernyataan tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh pihak keluarga. Mereka menilai belum adanya tindakan USG dan lambannya respons untuk perpindahan menunjukkan bahwa pelayanan belum optimal.

Kasus ini pun menimbulkan pertanyaan publik terkait standar pelayanan kesehatan di RS Qonaah, khususnya dalam menangani pasien dengan kondisi kritis. (Pi’i)

Berita Terkait

Keluarga Besar AKPERSI ( Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ), Mengucapkan “Selamat Ulang Tahun Kepada Rina Yuliza, S.Sos., C.BJ., C.EJ., C.IJ., C.PW., C.ILJ” Bendahara Umum DPP AKPERSI.
Hunian Lebih Aman dan Nyaman, Warga Krasak Ucapkan Terima Kasih kepada H. Imron Choerul
Mimbar Hukum Indonesia (MHI) Kupas Tuntas Sinergi KUHP 2023 Dan KUHP 2025 Dalam Webinar Nasional, Terutama Tentang Kejahatan Korporasi.
Pengawas SMK Kabupaten Karawang Tinjau Pelaksanaan MPLS Ramah di SMKN Pertanian Karawang
Rusdi Alamsyah Pilih Mengabdi di Desa Kelahiran, Tinggalkan Jabatan Ketua Bapilu Partai Garuda Sulsel
Korem 045/Garuda Jaya Gelar Pembinaan Komunikasi Sosial Bersama Keluarga Besar TNI Tahun 2026
Diduga Curi Sepeda Motor, Seorang Pria Diamankan Warga di Perumahan CKM Karawang
APPI Ucapkan Selamat kepada Kombes Pol Mario Prahatinto sebagai Kapolresta Karawang
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:33

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:32

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:29

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28

Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:27

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:41

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:39

Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025

Berita Terbaru