Kampung Bugisan Resmi Bertransformasi! Tugu Reforma Agraria: Simbol Kesejahteraan dan Lingkungan Produktif

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamis, 4 Desember 2025 Upaya nyata dalam mewujudkan keadilan pertanahan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Pekalongan terus diupayakan. Hari ini, Kampung Bugisan di Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, dicanangkan sebagai lokasi percontohan dengan dilaksanakannya Pemotongan Pita Tugu Kampung Reforma Agraria.

Kegiatan monumental ini tidak hanya simbol fisik, tetapi juga menandai dimulainya fase pemberdayaan ekonomi dan lingkungan di kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai daerah yang terdampak rob dan kumuh.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekalongan, Bapak Joko Wiyono, didampingi Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Bapak Satrio Agung Wibowo. Kolaborasi ini semakin kuat dengan kehadiran Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, yang menunjukkan komitmen penuh Pemerintah Kota terhadap program strategis nasional ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bapak Joko Wiyono menekankan bahwa Reforma Agraria tidak berhenti pada penataan aset, tetapi harus berlanjut pada penataan akses yang dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup warga.

“Tugu ini adalah monumen pengingat bagi kita semua, bahwa dengan sinergi dan komitmen, kawasan yang awalnya kurang tertata dapat bertransformasi menjadi kampung yang mandiri dan produktif,” ujar beliau.

Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada Kantor Pertanahan dan seluruh stakeholder yang terlibat. “Pemerintah Kota siap mendukung program pemberdayaan di Bugisan. Tugu ini harus menjadi simbol semangat baru bagi warga untuk menjaga dan mengoptimalkan potensi yang telah diberikan,” tegasnya.

Baca Juga:  ATR/BPN Menyapa: Bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Bahas Agraria dan Tata Ruang

Disemarakkan dengan dua kegiatan aksi nyata yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal:
1. Penebaran Benih Ikan Lele: Langkah ini merupakan upaya untuk memanfaatkan potensi lahan air sekaligus mendorong ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Kampung Bugisan.
2. Penanaman Pohon: Aksi penghijauan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih teduh, asri, dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Kehadiran berbagai pihak dalam acara ini membuktikan bahwa program Reforma Agraria di Bugisan telah menjadi kerja kolektif. Turut hadir perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERINDA), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Pekalongan Utara serta Lurah Panjang Wetan.

Dukungan juga datang dari sektor swasta dan akademisi, termasuk Cabang BRI Kota Pekalongan, perwakilan dari asosiasi pengembang DPD Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) dan DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Sederhana Sehat Nasional (APERNAS). Unsur pendidikan diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, yang juga sedang aktif mendampingi masyarakat melalui program KKN.

Berita Terkait

Testimoni Masyarakat: Pengalaman Beralih ke Sertipikat Tanah Elektronik
PELATARAN, Solusi Layanan Pertanahan di Akhir Pekan untuk SobATRBPN
Pahami Kewenangan BPHTB dan PPh dalam Proses Peralihan Hak atas Tanah
Inovasi Layanan ATR/BPN Permudah Masyarakat Urus Roya dengan Cepat dan Mudah
Pastikan Kepastian Hukum Tanah Anda melalui 7 Layanan Prioritas Pertanahan ATR/BPN
Dampak Karhutla di Balik Produk Sehari-hari: Ancaman bagi Hutan dan Kesehatan Generasi Mendatang
Direktur Eksekutif IHI Sampaikan Pandangan dan Harapan untuk Rembuk Agraria Pesisir
Kantah Kepulauan Meranti Lanjutkan Penyerahan Sertipikat Tanah PTSL 2026 di Desa Sialang Pasung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:31

Testimoni Masyarakat: Pengalaman Beralih ke Sertipikat Tanah Elektronik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:29

PELATARAN, Solusi Layanan Pertanahan di Akhir Pekan untuk SobATRBPN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:28

Pahami Kewenangan BPHTB dan PPh dalam Proses Peralihan Hak atas Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:25

Inovasi Layanan ATR/BPN Permudah Masyarakat Urus Roya dengan Cepat dan Mudah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:22

Pastikan Kepastian Hukum Tanah Anda melalui 7 Layanan Prioritas Pertanahan ATR/BPN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:17

Direktur Eksekutif IHI Sampaikan Pandangan dan Harapan untuk Rembuk Agraria Pesisir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:15

Kantah Kepulauan Meranti Lanjutkan Penyerahan Sertipikat Tanah PTSL 2026 di Desa Sialang Pasung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:07

Korban Mafia Tanah Desak Penegak Hukum Bertindak, Serukan Pemberantasan Mafia Tanah

Berita Terbaru