Bukittinggi, 16 April 2026 — Pekerja media bersama sejumlah organisasi profesi wartawan di wilayah Bukittinggi dan Agam resmi membentuk Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Penerbitan, Percetakan, dan Media Informasi (PC-FSP-PPMI) Bukittinggi. Pembentukan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan hukum serta meningkatkan kesejahteraan pekerja di sektor media.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat yang digelar pada Rabu (15/4/2026) di Rinaldi House, Bukik Ambacang. Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai organisasi profesi media, di antaranya Bukittinggi Press Club (BPC), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Kolaborasi Jurnalis Independen (KJI), Sindikasi Media Indonesia (SMI), Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI), Wartawan Parlemen Bukittinggi (WPB), serta unsur Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
Koordinator Pembentukan PC-FSP-PPMI Bukittinggi, Wahyu Sikumbang, menyampaikan bahwa kehadiran organisasi ini merupakan respons atas dinamika industri media yang kian kompleks, terutama terkait isu perlindungan hukum dan kesejahteraan pekerja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PC-FSP-PPMI Bukittinggi hadir sebagai wadah kolektif untuk memperjuangkan hak-hak pekerja media. Kami ingin memastikan tidak ada lagi pekerja media yang berjuang sendirian dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, pekerja media memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi, sehingga aspek kesejahteraan dan perlindungan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
“Ketika pekerja media sejahtera dan terlindungi, maka kualitas informasi yang diterima masyarakat juga akan lebih sehat dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, peserta juga menyepakati pentingnya penyamaan persepsi terkait peran dan fungsi organisasi sebagai wadah perjuangan pekerja di sektor penerbitan, percetakan, dan media informasi.
Selain itu, rapat menetapkan struktur pengurus PC-FSP-PPMI Bukittinggi Tahun 2026 yang akan menjalankan roda organisasi dalam masa awal (caretaker) hingga pelaksanaan Musyawarah Cabang (Musycab) I.
Struktur kepengurusan terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta sejumlah bidang strategis, seperti Bidang Advokasi dan Hukum, Bidang Sosial dan Kehumasan, serta Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan.
Sejumlah nama yang masuk dalam struktur pengurus di antaranya Iman Chaniago (InfoSumbar24), Bayu Ramadhan (SumbarEksis),
Gusnia (LintasTiga), Surya Hadinata, SH (LenteraRakyat), Asroel BB (MerapiNews), Linda Fang (IndonesiaSatu), Roni Novendra (MataJurnalist), Y.N. Sari (Tinombala), Fendy Jambak (BukittinggiTop), serta sejumlah tokoh media lainnya.
Perwakilan KSPSI Bukittinggi, Jimmy Hendrik, menyambut baik terbentuknya PC-FSP-PPMI Bukittinggi. Ia mendorong agar hasil pembentukan tersebut segera dilaporkan secara berjenjang ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC), untuk kemudian diteruskan ke tingkat provinsi hingga pusat.
Ke depan, PC-FSP-PPMI Bukittinggi akan memfokuskan program kerja pada advokasi sengketa ketenagakerjaan, edukasi hak-hak pekerja media, serta peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di sektor media.
Pembentukan ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memperkuat posisi tawar pekerja media di daerah, sekaligus membangun solidaritas yang lebih kuat di tengah tantangan industri media yang terus berkembang.
(*)














