Baru Satu Bulan Pekerjaan Pengaspalan Di Jalan Raya Panjalinan Sudah Ngelupas, BPK dan Dinas PUPR Bangkalan Harus Kembali Cek Kualitas

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN / beritaappi.com

Proyek pengaspalan dijalan raya Panjalinan dan Paeng, tepatnya Desa Panjalinan, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura Provinsi Jawa Timur, yang baru selesai dikerjakan pada tanggal 19 Desember 2025 bulan lalu. Namun, kondisi dilapangan menunjukkan permukaan jalan mengalami pengelupasan, sementara lapisan aspal kelihatan tampak tipis, (Senin/26/01/2026)

Pantauan di lokasi memperlihatkan bagian permukaan aspal terkelupas dan terlihat tidak menyatu di akibatkan kualitas pengerjaannya, kondisi tersebut tampak jelas di bagian tengah badan jalan dan dapat dilihat secara kasat mata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang dikerjakan oleh CV ADIPATI KARAYA dengan pagu dana hampir 5Miliar dengan nilai Rp4.949.328.988,00 yang menyerap dari anggaran pembelanjaan daerah (APBD) Kabupaten Bangkalan tahun 2025, meskipun awal pengerjaan yang dulu pernah dikawal oleh media ini dan juga pernah ditegor terkait strategis pengerjaannya yang dikerjakan saat usai turun hujan, dan hamparan jalan kondisi masih tergenang air, namun masih tetap dikerjakan bahkan Pengawas Konsultan (As’ad) dengan tegas mengucapkan tidak masalah dan tidak melanggar SOP.

“Gak masalah mas, meskipun dikerjakan saat ada genangan air bahkan tidak melanggar SOP, “Tegas bahasa As’ad kepada media ini.

Baca Juga:  KAPOLRES LANGKAT SALURKAN BANSOS UNTUK WARGA TERDAMPAK BANJIR DI PEMATANG JAYA MELALUI JALUR LAUT

Secara umum, standar operasional prosedur (SOP) konstruksi jalan melarang keras pengaspalan (terutama hotmix) dilakukan saat hujan turun atau saat hamparan tergenang air.

Aspal yang digelar dalam kondisi basah akan menyebabkan campuran aspal tidak kedap air, timbul lubang (potholes), aspal terkelupas, dan pengerasan tidak sempurna.

Adanya pemberitaan pekerjaan pengaspalan jalan raya Panjalinan dan Paeng, tepatnya Desa Panjalinan, Kabupaten Bangkalan, yang baru selesai dan tahap perawatan, kini dinas PUPR Bangkalan, BPK (Badan Pengawas Kontruksi) Kabupaten Bangkalan dan Provinsi Jawa Timur, harus bertindak tegas kepada CV ADIPATI KARYA sebagai pelaksana pekerjaan tersebut .

Hingga berita ini di turunkan, belum memperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana Proyek maupun instansi teknis terkait mengenai ketebalan lapisan aspal, bahkan kualitas material yang digunakan, serta mekanisme pengawasan selama proses pengerjaan. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Temuan dilapangan ini menjadi perhatian masyarakat dan Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan setiap pekerjaan infrastruktur jalan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, sehingga kualitas dan daya tahan jalan dapat terjaga sesuai peruntukannya.

( SURIADI KAPERWIL )

Berita Terkait

POLRES BINJAI GELAR PROGRAM POLISI PEDULI PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 3 BINJAI
Kapolres Binjai Pimpin Apel Operasi Patuh Toba 2026, Kedepankan Keselamatan dan Pendekatan Humanis
Hari Pertama Operasi Patuh, Polres Langkat Fokus Edukasi Tertib Lalu Lintas
Kapolres Langkat Turun Langsung Pimpin Strong Point Pagi, PJU Juga Hadir Layani Masyarakat
Kapolres Langkat Pimpin Apel Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Binjai Hadiri Minggu Kasih di GBKP Simpang Awas, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Kapolres Langkat Pimpin Operasi Sarang Narkoba di Secanggang, Satu Pria Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:21

Dorong Digitalisasi Tata Kelola Aparatur, Ditjen PTPP Sosialisasikan Penggunaan PRIMA PTPP bersama peserta Maganghub

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:15

Pahami Perbedaan Kewenangan BPHTB dan PPh dalam Proses Peralihan Hak atas Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:53

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:46

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:05

Kementerian ATR BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja Untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:04

Pembukaan Pelatihan Pendidikan Dasar Penilaian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:03

Wamen ATR/BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria Dalam Diskusi Publik Ombudsman RI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:01

Jangan Asal Jual Beli Tanah Pastikan Dulu Hal Ini

Berita Terbaru

TNI/POLRI

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:58