Webinar Nasional Land Management and 3D Planning

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (15/1) – Perkembangan kawasan perkotaan yang pesat dan kompleks menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan pertanahan dan penataan ruang. Keterbatasan lahan mendorong pemanfaatan ruang secara vertikal melalui bangunan bertingkat, pemanfaatan ruang bawah tanah, serta pembangunan jaringan infrastruktur yang saling beririsan. Kompleksitas pemanfaatan ruang menuntut sistem informasi yang mampu menggambarkan kondisi spasial secara realistis, terintegrasi, dan multidimensi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPSDM Kementerian ATR/BPN) menyelenggarakan Webinat Nasional yang mengangkat topik “Land Management and 3D Spatial Planning.

Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional BPSDM, Indira Proboratri Warpani, mengungkapkan bahwa pendekatan konvensional yang bertumpu pada peta 2 dimensi (2D) tidak lagi sepenuhnya relevan. Transformasi digital diperlukan untuk memperkuat pengambilan keputusan berbasis data. “Dengan dukungan data spasial yang lebih akurat dan terintegrasi, kebijakan pertanahan dan penataan ruang dapat disusun lebih adaptif terhadap dinamika pembangunan dan risiko yang menyertainya,” ujarnya.

Direktorat Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang (PPDPR), Farid Hidayat, menjelaskan upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) untuk menjawab tantangan digitalisasi. Menurutnya, lebih dari 126 juta persil dipetakan sudah dapat diakses melalui https://bhumi.atrbpn.go.id/. Selain itu, Direktorat PPDPR telah menyiapkan 18 juta hektar peta dasar lengkap dengan foto udara yang dapat dimanfaatkan dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) maupun revisi penataan ruang. Adapun peta dasar dapat diakses secara daring melalui https://petadasar.atrbpn.go.id/.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan Yuchen (Terence) Xie, Konsultan Hexagon SIG, membahas upaya yang dapay dilakukan untuk memanfaatkan data pertanahan dan ruang.

Baca selengkapnya pada djsppr.atrbpn.go.id.

Berita Terkait

Bimbingan Teknis Penilaian Administrasi Penyelenggaran Pelayanan Publik Opini Ombudsman Tahun 2026
Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah
Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA
Umpan Balik(Feedback) Penilaian Kompetensi di Kanwil BPN Provinsi Banten
Ditjen PTPP Gelar Rapat Lanjutan Penyelesaian Pengadaan Tanah Tol Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran
Penyelenggaraan 2nd Joint Coordination Committee (JCC) dalam kegiatan The Project for Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement (LAND LAB)
Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Kepulauan Riau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:40

Bimbingan Teknis Penilaian Administrasi Penyelenggaran Pelayanan Publik Opini Ombudsman Tahun 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:00

Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:58

Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:55

Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:49

Ditjen PTPP Gelar Rapat Lanjutan Penyelesaian Pengadaan Tanah Tol Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:44

Penyelenggaraan 2nd Joint Coordination Committee (JCC) dalam kegiatan The Project for Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement (LAND LAB)

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:37

Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Kepulauan Riau

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:29

Nusa Tenggara Barat Raih Apresiasi Kementerian ATR/BPN atas Capaian Target LP2B

Berita Terbaru