“DPR RI H. Jalal Abdul Nasir Resmikan Rumah Tani KERSA dan Serahkan Sertifikat Magang Petani Milenial”

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 01:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Jawa Barat – Komitmen dalam mencetak generasi petani muda terus ditunjukkan oleh Rumah Tani KERSA. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat magang kepada peserta yang telah menyelesaikan program pembelajaran budidaya pertanian di Rumah Tani KERSA Glenmore, Desa Puserjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Sertifikat magang diserahkan langsung oleh Anggota DPR RI, H. Jalal Abdul Nasir, Ak., dalam rangkaian kunjungan sekaligus peresmian Rumah Tani KERSA Venus 63 yang berlokasi di Perumahan Citra Kebun Mas, Karawang.
Dalam kesempatan tersebut, H. Jalal Abdul Nasir memberikan apresiasi kepada para peserta magang yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dan praktik lapangan di Rumah Tani KERSA. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah nyata dalam mendukung regenerasi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pertanian membutuhkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman. Program magang seperti ini sangat penting untuk membekali para pelajar dan mahasiswa dengan pengalaman lapangan serta wawasan kewirausahaan,” ujarnya.
Saat ini, Rumah Tani KERSA telah menjadi tempat belajar bagi lebih dari 30 peserta yang terdiri dari siswa SMK Pertanian, mahasiswa magang, dan peserta program edukasi pertanian lainnya. Para peserta mendapatkan pengalaman langsung mulai dari proses pembibitan, budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga pengelolaan hasil panen.
Ketua Kelompok Tani KERSA, Muhammad Nur Miroji atau yang akrab disapa Kang AW, mengatakan bahwa Rumah Tani KERSA dibangun sebagai pusat edukasi dan kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan dengan dunia usaha pertanian.
“Karawang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Namun minat generasi muda untuk berkarier di sektor pertanian masih relatif rendah. Melalui Rumah Tani KERSA, kami ingin menunjukkan bahwa pertanian memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara profesional, modern, dan berorientasi bisnis,” ungkapnya.
Menurut Kang AW, pembelajaran di Rumah Tani KERSA tidak hanya berfokus pada teknik budidaya tanaman, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pengolahan pascapanen, pemasaran produk, hingga pengembangan kewirausahaan pertanian.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para calon petani muda melalui pelatihan, bimbingan teknis, akses permodalan, serta program pengembangan kewirausahaan agar mereka memiliki mental usaha yang kuat dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan di sektor pertanian.
Salah satu peserta magang, Afifah Angelia Azhariyanti, mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan belajar di Rumah Tani KERSA. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh tidak hanya sebatas budidaya tanaman, tetapi juga memberikan wawasan mengenai pengembangan usaha dan pemasaran hasil pertanian.
“Di sini kami belajar mulai dari pembibitan, perawatan tanaman, hingga pascapanen. Kami juga dikenalkan dengan dunia usaha karena KERSA memiliki jaringan pelaku UMKM yang dapat menjadi mitra pemasaran hasil pertanian,” katanya.
Saat ini Rumah Tani KERSA mengembangkan berbagai komoditas hortikultura, di antaranya melon, cabai, kangkung, dan bayam. Ke depan, KERSA berencana memperluas pengembangan komoditas pertanian lainnya serta memperkuat kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha.
Melalui keberadaan Rumah Tani KERSA di Desa Puserjaya dan Venus 63 Karawang, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk terjun ke dunia pertanian, sehingga mampu melahirkan petani milenial yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Sandra Collection: Berawal dari Lapak Pasar, Sukses Rambah Live Facebook hingga Studio Zumba

Berita Terkait

KERSA Hadirkan Pojok UMKM Juara, Produk Lokal Karawang Kini Makin Mudah Dijangkau
Petani Milenial KERSA dan DPD PKS Karawang Ajak Generasi Muda Jadi Petani Inovatif
Regenerasi Petani Jadi Tantangan Nasional, SMK Pertanian Karawang dan Glenmore Farm Cetak Generasi Muda Siap Terjun ke Dunia Pertanian
Menanam Harapan, Memanen Masa Depan: KERSA Bangun Ekosistem Petani Muda dan Agripreneur Karawang Siapkan
Marketing Manager Caping Mas Regional Sulawesi Selatan Siap Dukung Program Ketahanan Pangan Desa
JS Fashion Makassar Hadirkan Tren Baju Bangkok dan Daster Premium
Kisah Inspiratif Senja Batik Premium : Dari Sepi Pembeli hingga Jadi Buruan Pencinta Modis MakassarA
Sandra Collection: Berawal dari Lapak Pasar, Sukses Rambah Live Facebook hingga Studio Zumba
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31

Kapolres Langkat Perkuat Silaturahmi dengan PD Al Washliyah Langkat, Bangun Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:33

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:32

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:29

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28

Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:27

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:41

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Berita Terbaru