Menanam Harapan, Memanen Masa Depan: KERSA Bangun Ekosistem Petani Muda dan Agripreneur Karawang Siapkan

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Jawa Barat – Regenerasi petani menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan pertanian Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Tani KERSA di bawah naungan Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) membangun kolaborasi dengan SMK Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), serta jaringan pelaku UMKM untuk menciptakan ruang belajar sekaligus inkubator usaha pertanian bagi generasi muda.
Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada kegiatan praktik pertanian, tetapi juga mendorong lahirnya petani muda yang memiliki kemampuan berwirausaha, memahami pemasaran, serta mampu mengembangkan usaha pertanian yang bernilai ekonomi.
Pada Jumat, 10 Juli 2026, sebanyak 10 siswa SMK Pertanian melakukan kunjungan dan penjajakan program praktik lapangan di Rumah Tani KERSA yang berlokasi di Perumahan CKM Blok X14 No. 16, Gang Venus 63, Karawang. Kedatangan para siswa didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Sepgiono, S.Pd., M.M., bersama guru pendamping Yati Haryati, S.Pd., dan Lestari Hasimpulan Sianipar, S.Pd.Gr.
Rumah Tani KERSA saat ini dikembangkan sebagai pusat edukasi pertanian yang mengintegrasikan pembelajaran, budidaya hortikultura, urban farming, hingga pengembangan bisnis berbasis hasil pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMK Pertanian menyampaikan bahwa sektor pertanian masih memiliki prospek yang sangat besar apabila dikelola dengan pendekatan modern dan didukung sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurutnya, Karawang yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional memiliki peluang besar untuk melahirkan generasi petani baru yang tidak hanya mampu memproduksi hasil pertanian, tetapi juga mengembangkan usaha di sektor agribisnis.
“Kami berharap para siswa mendapatkan pengalaman langsung dari dunia usaha dan dunia pertanian yang sesungguhnya. Pembelajaran di lapangan akan memberikan wawasan yang lebih luas mengenai peluang usaha yang dapat dikembangkan dari sektor pertanian,” ujarnya.
Ketua Komunitas UMKM KERSA, Muhammad Nur Miroji atau yang akrab disapa AW, menjelaskan bahwa Kelompok Tani KERSA hadir untuk menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan pasar.
Menurut AW, banyak generasi muda yang sebenarnya tertarik pada pertanian, namun belum memiliki wadah untuk belajar sekaligus mengembangkan usaha. Oleh karena itu, Rumah Tani KERSA dirancang menjadi tempat bertemunya siswa, mahasiswa, petani, dan pelaku usaha dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
“Kami ingin membangun pola pikir bahwa pertanian bukan hanya soal menanam dan memanen. Pertanian adalah peluang usaha yang sangat luas, mulai dari budidaya, pengolahan hasil, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital. Anak-anak muda harus melihat pertanian sebagai sektor masa depan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa jaringan UMKM KERSA yang tersebar di berbagai kecamatan di Karawang dapat menjadi bagian dari ekosistem pemasaran hasil pertanian yang dihasilkan oleh anggota kelompok tani maupun peserta magang.
Selain pengembangan hortikultura, Kelompok Tani KERSA memiliki visi menjadi pusat lahirnya petani milenial yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada kewirausahaan. Program yang dikembangkan tidak hanya menekankan keterampilan teknis budidaya, tetapi juga kemampuan mengelola usaha dan membangun jaringan pasar.
Sebagai langkah awal penguatan kelembagaan, Kelompok Tani KERSA dijadwalkan akan diresmikan pada Ahad, 12 Juli 2026. Peresmian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, komunitas usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Melalui sinergi berbagai pihak, Rumah Tani KERSA diharapkan dapat menjadi contoh model pemberdayaan pertanian berbasis edukasi dan kewirausahaan yang mampu melahirkan generasi petani muda, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
“Membangun Petani Milenial, Menumbuhkan Wirausaha Pertanian, dan Menguatkan Ketahanan Pangan Indonesia.”

Baca Juga:  KERSA Apresiasi Mahasiswa Magang dengan Reward Spesial, Siapkan Generasi Entrepreneur dan Petani Milenial Karawang

Berita Terkait

KERSA Hadirkan Pojok UMKM Juara, Produk Lokal Karawang Kini Makin Mudah Dijangkau
Petani Milenial KERSA dan DPD PKS Karawang Ajak Generasi Muda Jadi Petani Inovatif
Regenerasi Petani Jadi Tantangan Nasional, SMK Pertanian Karawang dan Glenmore Farm Cetak Generasi Muda Siap Terjun ke Dunia Pertanian
“DPR RI H. Jalal Abdul Nasir Resmikan Rumah Tani KERSA dan Serahkan Sertifikat Magang Petani Milenial”
Marketing Manager Caping Mas Regional Sulawesi Selatan Siap Dukung Program Ketahanan Pangan Desa
JS Fashion Makassar Hadirkan Tren Baju Bangkok dan Daster Premium
Kisah Inspiratif Senja Batik Premium : Dari Sepi Pembeli hingga Jadi Buruan Pencinta Modis MakassarA
Sandra Collection: Berawal dari Lapak Pasar, Sukses Rambah Live Facebook hingga Studio Zumba
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31

Kapolres Langkat Perkuat Silaturahmi dengan PD Al Washliyah Langkat, Bangun Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:33

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:32

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:29

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28

Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:27

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:41

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Berita Terbaru