” ISU” Penimbunan Bantuan Di Pendopo Bupati Padang Pariaman, Antara Fakta dan Serangan Politik

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 02:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman — Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah nagari di Padang Pariaman, pemerintah daerah bergerak cepat mengoordinasikan bantuan dari berbagai pihak. Namun di tengah upaya distribusi itu, muncul tudingan liar di media sosial yang menuduh adanya “penimbunan bantuan sembako” di Pendopo Bupati Padang Pariaman.

Padahal, berdasarkan penelusuran dan keterangan resmi, penempatan sementara bantuan di pendopo merupakan strategi pengendalian logistik yang dilakukan agar bantuan yang masuk dapat tercatat, diverifikasi, dan disalurkan tepat sasaran. Hal ini juga untuk menghindari tumpang-tindih penyaluran yang kerap terjadi pada situasi darurat.
Tujuan Baik Bupati JKA Dipelintir

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Padang Pariaman, JKA, sejak awal menegaskan bahwa seluruh bantuan yang masuk tidak boleh dibagikan secara sembarangan. Setiap paket harus dipastikan sampai kepada warga yang benar-benar terdampak, terutama masyarakat yang terisolir atau berada di titik rawan akses. Pendopo dipilih sebagai command center karena memiliki ruang yang cukup, aman, dan mudah diakses oleh BPBD, Tagana, dan relawan.

Namun, kebijakan ini justru dimanfaatkan oleh sebagian pihak yang diduga memiliki kepentingan politik untuk menggiring opini negatif. Foto dan video bantuan yang sedang didata di pendopo diviralkan tanpa konteks, lalu diberi narasi seolah-olah bantuan “ditimbun” untuk kepentingan pribadi ataupun pencitraan.
Padahal sejak hari pertama bencana, laporan distribusi menunjukkan bahwa bantuan bergerak setiap hari ke berbagai titik—dari Lubuk Alung, Nan Sabaris, Sintoga, Batang Anai hingga daerah-daerah yang masih sulit dijangkau.

Baca Juga:  Dukung Laporan ke Polda, A-PPI Sumut Desak Proses Hukum Atas Penghinaan Gubernur dan Jokowi

Manipulasi Opini di Tengah Situasi Darurat
Pengamat kebencanaan menilai bahwa tuduhan semacam ini kerap muncul di masa-masa rawan politik. Pengambilan gambar sebagian logistik di pendopo tanpa melihat proses sortir, pengemasan, dan pendistribusiannya, dapat menciptakan persepsi yang menyesatkan.
Sementara itu, pihak relawan yang terlibat langsung membantah klaim tersebut. Mereka menyebut pendopo hanya menjadi titik transit logistik, bukan tempat penyimpanan jangka panjang.

Fokus Utama: Keselamatan Warga
Di tengah derasnya hoaks dan tudingan politis, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada penyelamatan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. JKA disebut setiap hari berada di lapangan memantau evakuasi, membuka akses jalan, dan mengantar langsung bantuan ke lokasi-lokasi yang paling parah.
Isu penimbunan bantuan ini dinilai justru mengganggu kerja relawan serta merusak kepercayaan publik di saat masyarakat membutuhkan ketenangan, bukan kegaduhan politik.arnkoto

Berita Terkait

Dugaan Intimidasi Terjadi Kepada Jurnalis di Metro
Dari Nol ke Konsisten Perjalanan Inspiratif Kreator Lari Pemula yang Mulai Menginspirasi Banyak Orang
Ponpes Sabilul Muhtadin Gelar Isthifalan dan Santunan Anak Yatim.
Wartawan dan Pekerja Media Bukittinggi Bentuk Serikat Pekerja Sektor Media
Beberapa Lembaga di Lampung Timur Melaksanakan Gerakan Peduli Berbagi Takjil di Lampu Merah Sukadana.
Pencapaian Kinerja Terbaik, 7 Personel Polres Pasaman Barat Terima Penghargaan*
Polresta Bukittinggi Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Nagari Malalak Timur, Bantuan Disesuaikan Kebutuhan
Tim Dokkes Polresta Bukittinggi Lakukan Pelayanan Kesehatan Door to Door Bagi Korban Bencana di Malalak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:53

Selamat & Sukses atas Dilantiknya Dr. Joko Wiyono, S.P., M.A.P., QRMP. sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51

Rapat Pembinaan dan Pengawasan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:32

Atur Sendiri Jadwal Kedatangan ke Kantah dengan Fitur Antrian Daring di Sentuh Tanahku

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:30

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:18

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:13

Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:11

Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:06

Beli Apartemen Tak Cukup Cuma SHMSRS, Cek Juga Hak atas Tanah Dasarnya

Berita Terbaru

Uncategorized

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:30