Taruna/i STPN 2026 Ikuti Latsardis di Rindam IV/Diponegoro, Penguatan Karakter demi Modal Pendidikan dan Terjun ke Lapangan

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 02:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta menggelar acara Penutupan Latihan Dasar Kedisiplinan (Latsardis) Taruna Prodi Sarjana Terapan STPN Tahun 2026, di Lapangan Resimen Induk Kodam (Rindam) IV/Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (06/02/2026). Komandan Rindam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, menjelaskan 396 Taruna/i STPN Yogyakarta yang mengikuti Latsardis ini dibina dengan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menekankan kedisiplinan dan akhlak yang baik sebagai Taruna/i.

“Tujuannya pelatihan kedisiplinan dan akhlak baik ini agar para Taruna/i menjalankan pendidikannya hingga saat di lapangan kelak dengan baik. Jika mengalami rintangan di jalan, dapat bertahan dan menganggap itu tantangan, bukan hambatan semata,” terang Danrindam IV/Diponegoro dalam keterangannya saat Penutupan Latsardis Taruna Prodi Sarjana Terapan STPN Tahun 2026.

Pada tahun 2045, Indonesia mendapat bonus demografi yang besar. Bonus demografi ini adalah fenomena di mana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar daripada penduduk usia nonproduktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). Brigjen TNI Hindratno Devidanto menyebut, potensi besar itu perlu didukung sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, baik bekal pengetahuan maupun disiplin mental dan daya juang yang tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk melatih disiplin dan daya juang tinggi ini, kami atur kegiatan mulai dari bangun pagi sampai tidur lagi. Kemudian, bagaimana sikap saling menghargai, solidaritas, kekompakan, kepercayaan diri. Tujuannya adalah agar Taruna/i dapat menjalankan pendidikannya dengan baik,” harap Danrindam IV/Diponegoro.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, mengungkapkan bahwa Taruna/i telah melaksanakan serangkaian Latsardis sejak Senin-Jumat, 2 sd 6 Februari 2026. “Jadi kami harapkan setelah mereka mengikuti Latsardis ini, mereka mempunyai karakter yang kuat berupa integritas yang tangguh, kepemimpinan yang baik. Didukung oleh kompetensinya yang tak kalah penting sehingga setelah mereka selesai, mereka bisa mengabdikan diri, bekerja dengan lebih baik lagi,” ujar Sri Yanti Achmad.

Baca Juga:  Digitalisasi Layanan Pertanahan Terus Berkobar, Warga Jakarta Kagum dengan Sentuh Tanahku

Taruna/i STPN 2026 ini merupakan aset punggawa pertanahan dan tata ruang di masa yang akan datang. Dalam proses pembelajaran, kemampuan pemecahan masalah menjadi salah satu bekal penting yang harus dimiliki oleh setiap Taruna/i. “Dalam Latsardis ini, mereka juga berlatih dalam pemecahan masalah, ini salah satu hal yang juga penting untuk bekal pendidikan setelah Latsardis, atau bahkan saat sudah terjun ke lapangan,” terang Sri Yanti Achmad.

Selama empat hari Latsardis, Taruna/i STPN mendapatkan beragam pelatihan. Mulai dari penanaman wawasan kebangsaan, Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD), yaitu ketentuan tata cara hidup sehari-hari bagi para Taruna/i, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), deradikalisme, kepemimpinan dan pemecahan masalah, kelangsungan hidup, dan lain sebagainya. Latsardis secara resmi dibina oleh pelatih dari Bintara dan Perwira Rindam IV/Diponegoro.

Salah satu peserta Latsardis, Gabriel Nametaka Harap (18) menceritakan pengalamannya saat mengikuti Latsardis. Sebagai taruna baru di prodi Survei, Pengukuran dan Informasi Pertanahan (SPIP), ia sudah bertekad sejak awal untuk ikut mendukung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan berkarier di bidang pertanahan.

“Saya terinspirasi dari kakak saya yang bekerja di BPN, agar fokus dengan karir saya ke depan makanya saya memilih STPN. Harapan saya setelah latsar ini, saya bisa lebih disiplin lagi, taat waktu karena itu yang terpenting, jadi saya bisa menempuh studi dan mengatur kegiatan dengan lebih baik,” pungkas taruna asal Kalimantan Tengah tersebut. (AR/SV)

*Humas Kantor Pertanahan Kota Pekalongan*

Berita Terkait

Kapolres Langkat Perkuat Silaturahmi dengan PD Al Washliyah Langkat, Bangun Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan
Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat
Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31

Kapolres Langkat Perkuat Silaturahmi dengan PD Al Washliyah Langkat, Bangun Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:33

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:32

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:29

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28

Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:27

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:41

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Berita Terbaru