*PEMUDA & TOKOH ADAT SULAWESI SELATAN: “MANDAT NKRI HARUS DITEGAKKAN DENGAN KEADILAN SOSIAL”*

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*MAKASSAR* — Suara lantang dari tanah Sulawesi Selatan kembali menggema. Ketua Pasukan Adat To Manurung, *Ryan Latief Lakaseng*, mengingatkan pemerintah pusat akan sejarah dan semangat awal bergabungnya wilayah Indonesia Timur ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pernyataan sikapnya di Makassar, Ryan Latief menegaskan bahwa bergabungnya bekas *Negara Indonesia Timur (NIT)* dengan ibu kota Makassar ke dalam NKRI adalah bentuk kontrak sosial yang luhur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> _”Dahulu kami adalah Negara Indonesia Timur. Dengan penuh kesadaran sejarah, kami memilih bergabung ke dalam NKRI dengan satu harapan besar: agar bumi pertiwi ini dikelola oleh negara untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial,”_ tegas Ryan Latief.

*Mandat Konstitusi Tidak Bisa Ditawar*
Menurutnya, komitmen kebangsaan itu harus berjalan dua arah. Negara wajib hadir memenuhi amanat UUD 1945, khususnya dalam hal pemerataan pembangunan, keadilan ekonomi, dan perlindungan hak-hak masyarakat adat di kawasan timur Indonesia.

> _”Keadilan sosial adalah harga mati. Jika mandat konstitusi itu diabaikan, jika kesejahteraan rakyat di daerah terus dinomorduakan, maka kami tidak segan menyampaikan peringatan keras kepada pemerintah pusat,”_ ujarnya.

> _”Awas, mandat itu bisa kami cabut!”_ tambahnya dengan nada serius.

*Soroti Oligarki dan Nasib Tanah Adat*
Ryan Latief juga menyoroti persoalan penguasaan lahan di wilayah timur Indonesia. Ia meminta negara tidak membiarkan praktik mafia tanah dan dominasi oligarki menggerus hak-hak masyarakat adat, khususnya di Sulawesi Selatan.

> _”Negara harus berdiri di tengah rakyat, bukan berada di bawah bayang-bayang oligarki. Jangan sampai masyarakat pribumi tergusur dari tanah leluhurnya sendiri,”_ tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa Sulawesi memiliki posisi strategis secara historis dan geografis. Pulau Sulawesi berdiri sendiri dan menjadi penyeimbang Nusantara. Bentuknya yang menyerupai huruf “K” pun dimaknai sebagai simbol _King_ — warisan para raja dan peradaban besar di Nusantara.

> _”Semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Sumpah Palapa adalah warisan luhur. Sebagian catatan sejarah bahkan menyebut Panglima Patih Gajah Mada memiliki garis keturunan dari Sulawesi. Ini menunjukkan betapa besar peran tanah Sulawesi dalam membangun persatuan Nusantara,”_ pungkasnya.

*Harapa kami
Pernyataan ini menjadi cerminan kuatnya aspirasi moral dari elemen pemuda dan masyarakat adat di Sulawesi Selatan. Mereka menuntut agar pembangunan tidak lagi Jawa-sentris, dan agar pengelolaan sumber daya alam benar-benar berpihak kepada rakyat lokal demi Indonesia yang lebih berkeadilan.

*Makassar, 22 Juli 2026*
*Pasukan Adat To Manurung*

—

Berita Terkait

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Selamat Memperingati Hari Perserikatan Bangsa – Bangsa
Kementerian ATR BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja Untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi
Pembukaan Pelatihan Pendidikan Dasar Penilaian
Wamen ATR/BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria Dalam Diskusi Publik Ombudsman RI
Jangan Asal Jual Beli Tanah Pastikan Dulu Hal Ini
Sertipikat Elektronik Bukan Perampasan Tanah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:53

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:46

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45

Selamat Memperingati Hari Perserikatan Bangsa – Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:05

Kementerian ATR BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja Untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:04

Pembukaan Pelatihan Pendidikan Dasar Penilaian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:01

Jangan Asal Jual Beli Tanah Pastikan Dulu Hal Ini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59

Sertipikat Elektronik Bukan Perampasan Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:57

Langkah Mudah Ketahui Persyaratan Mengurus Sertipikatmu Dengan Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

Uncategorized

Selamat Memperingati Hari Perserikatan Bangsa – Bangsa

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:45

Uncategorized

Pembukaan Pelatihan Pendidikan Dasar Penilaian

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:04