Penyelenggaraan 2nd Joint Coordination Committee (JCC) dalam kegiatan The Project for Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement (LAND LAB)

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- 28 Juli 2026 telah diselanggarakan kegiatan Joint Coordination Committee (JCC) II dalam rangka The Project for Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement (LAND LAB) resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Forum yang merupakan bagian dari kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan Japan International Cooperation Agency (JICA) ini menjadi wadah untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan LAND LAB selama satu tahun terakhir sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.

Dalam kegiatan ini dipaparkan perkembangan pelaksanaan tiga Technical Working Group (TWG), yaitu:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

🔹 TWG 1 – Pengamanan Lahan untuk Proyek MRT, yang berfokus pada penguatan mekanisme pengadaan dan pengamanan lahan guna mendukung pembangunan transportasi perkotaan.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri

🔹 TWG 2 – Pengembangan Pertanahan, yang berfokus pada penyusunan kebijakan dan instrumen pengembangan pertanahan untuk mendorong pemanfaatan tanah yang lebih optimal dan berkelanjutan.

🔹 TWG 3 – Rencana Bisnis Badan Bank Tanah, yang berfokus pada penguatan model bisnis dan tata kelola Badan Bank Tanah dalam mendukung pembangunan nasional.

Melalui kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN, JICA, Badan Bank Tanah, pemerintah daerah, serta kementerian/lembaga terkait, LAND LAB diharapkan mampu menghasilkan kebijakan dan praktik terbaik dalam pengembangan pertanahan serta pengelolaan Bank Tanah yang mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi kepentingan publik.

Berita Terkait

Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah
Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA
Umpan Balik(Feedback) Penilaian Kompetensi di Kanwil BPN Provinsi Banten
Ditjen PTPP Gelar Rapat Lanjutan Penyelesaian Pengadaan Tanah Tol Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran
Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Kepulauan Riau
Nusa Tenggara Barat Raih Apresiasi Kementerian ATR/BPN atas Capaian Target LP2B
Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lahan Baku Sawah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:00

Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:58

Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:55

Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:51

Umpan Balik(Feedback) Penilaian Kompetensi di Kanwil BPN Provinsi Banten

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:44

Penyelenggaraan 2nd Joint Coordination Committee (JCC) dalam kegiatan The Project for Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement (LAND LAB)

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:37

Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lapang Pemutakhiran Data Lahan Baku Sawah di Provinsi Kepulauan Riau

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:29

Nusa Tenggara Barat Raih Apresiasi Kementerian ATR/BPN atas Capaian Target LP2B

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:25

Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melaksanakan Verifikasi dan Validasi Lahan Baku Sawah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Berita Terbaru